Ada yang dapat kami bantu? :)

Kembali ke Beranda
Bangun Kolaborasi Berkelanjutan dan Berdampak, Institut Ahmad Dahlan Probolinggo dan Universitas Muhammadiyah Banten Resmi Jalin Kerja Sama Strategis

Bangun Kolaborasi Berkelanjutan dan Berdampak, Institut Ahmad Dahlan Probolinggo dan Universitas Muhammadiyah Banten Resmi Jalin Kerja Sama Strategis

23 October 2026 3 days ago

 TANGERANG, 23 Oktober 2026 – Institut Ahmad Dahlan Probolinggo terus menunjukkan komitmennya dalam memperluas jejaring kemitraan dan memperkuat sinergi antarperguruan tinggi Muhammadiyah. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara Institut Ahmad Dahlan Probolinggo dan Universitas Muhammadiyah Banten yang dilaksanakan pada Jumat, 23 Oktober 2026, bertempat di Tangerang, Banten.

Kegiatan kerja sama ini melibatkan Rektor Institut Ahmad Dahlan Probolinggo, Assoc. Prof. Dr. Benny Prasetiya, M.Pd.I., sebagai bagian dari upaya penguatan hubungan kelembagaan dan perluasan kolaborasi strategis antarperguruan tinggi Muhammadiyah.

Penandatanganan MoU tersebut menjadi langkah penting dalam membangun kemitraan yang berkelanjutan, inovatif, dan berdampak nyata terhadap peningkatan kualitas pendidikan tinggi, pengembangan sumber daya manusia, serta penguatan pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi.

Rektor Institut Ahmad Dahlan Probolinggo, Assoc. Prof. Dr. Benny Prasetiya, M.Pd.I., menempatkan penguatan jejaring kerja sama sebagai salah satu langkah strategis dalam mendorong pengembangan institusi. Kolaborasi antarperguruan tinggi diharapkan tidak hanya berhenti pada kesepakatan administratif, tetapi dapat ditindaklanjuti melalui program-program konkret yang memberikan manfaat bagi pengembangan akademik, peningkatan mutu kelembagaan, dan pemberdayaan masyarakat.

Melalui kerja sama ini, Institut Ahmad Dahlan Probolinggo dan Universitas Muhammadiyah Banten diharapkan dapat mengembangkan berbagai program kolaboratif dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Peluang kerja sama tersebut meliputi pengembangan kompetensi dosen dan tenaga kependidikan, penelitian bersama, publikasi ilmiah, kegiatan akademik, serta pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat secara kolaboratif.

Selain penguatan Tridharma Perguruan Tinggi, kemitraan ini juga membuka peluang sinergi dalam bidang tata kelola kelembagaan dan sistem penjaminan mutu pendidikan tinggi. Pertukaran pengalaman, pengetahuan, serta praktik baik (best practices) antarinstitusi diharapkan mampu mendukung peningkatan kualitas layanan akademik dan penguatan budaya mutu yang berkelanjutan.

Semangat kolaborasi berkelanjutan dan berdampak menjadi landasan penting dalam membangun hubungan kelembagaan yang produktif. Kerja sama ini diharapkan tidak sekadar menghasilkan dokumen kesepahaman, tetapi juga mampu menghadirkan inovasi, meningkatkan kualitas pendidikan, serta memberikan kontribusi nyata bagi mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, dan masyarakat luas.

Bagi Institut Ahmad Dahlan Probolinggo, kerja sama dengan Universitas Muhammadiyah Banten merupakan bagian dari langkah pengembangan institusi menuju perguruan tinggi yang unggul, adaptif, dan berdaya saing. Penguatan jejaring antarkampus Muhammadiyah juga menjadi sarana untuk mempererat semangat persyarikatan dalam memajukan pendidikan tinggi yang berlandaskan nilai-nilai Islam berkemajuan.

Ke depan, kedua perguruan tinggi diharapkan dapat menindaklanjuti Nota Kesepahaman tersebut melalui berbagai program kerja sama yang terencana, terukur, dan berorientasi pada hasil. Dengan demikian, kolaborasi yang terjalin mampu memberikan dampak positif terhadap peningkatan mutu kelembagaan sekaligus memperluas kontribusi perguruan tinggi dalam menjawab kebutuhan masyarakat.

Melalui kerja sama strategis ini, Institut Ahmad Dahlan Probolinggo di bawah kepemimpinan Assoc. Prof. Dr. Benny Prasetiya, M.Pd.I. terus berupaya memperkuat jejaring akademik, meningkatkan kualitas kelembagaan, serta membangun kolaborasi yang berkelanjutan dan berdampak bagi kemajuan pendidikan tinggi Muhammadiyah.

 

 

Perluas Jejaring Inovasi dan Transformasi Pendidikan Tinggi, ITBKES Ahmad Dahlan Jawa Timur Gandeng Universitas Muhammadiyah Banten

TANGERANG, 23 Oktober 2026 – Semangat inovasi dan transformasi pendidikan tinggi terus digelorakan oleh Institut Teknologi Bisnis dan Kesehatan (ITBKES) Ahmad Dahlan Jawa Timur. Melalui langkah strategis memperluas jejaring kolaborasi nasional, ITBKES Ahmad Dahlan Jawa Timur resmi menjalin kerja sama dengan Universitas Muhammadiyah Banten (UMB) melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) yang berlangsung pada Jumat, 23 Oktober 2026, di Tangerang, Banten.

Momentum ini menjadi bagian dari upaya ITBKES Ahmad Dahlan Jawa Timur dalam membangun ekosistem pendidikan tinggi yang semakin inovatif, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan masa depan. Kemitraan tersebut sekaligus membuka peluang kolaborasi lintas disiplin ilmu, khususnya dalam pengembangan teknologi, bisnis, kesehatan, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Rektor ITBKES Ahmad Dahlan Jawa Timur, Assoc. Prof. Dr. Benny Prasetiya, M.Pd.I., menjadi bagian penting dalam penguatan hubungan kelembagaan ini. Di bawah kepemimpinannya, pengembangan kemitraan strategis diarahkan untuk memperluas kesempatan akademik dan memperkuat kontribusi perguruan tinggi dalam menjawab tantangan perubahan zaman.

Kerja sama dengan Universitas Muhammadiyah Banten memiliki makna penting bagi ITBKES Ahmad Dahlan Jawa Timur. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital, dinamika dunia usaha, dan meningkatnya kebutuhan inovasi di sektor kesehatan, perguruan tinggi dituntut untuk tidak hanya menghasilkan lulusan yang kompeten, tetapi juga mampu menghadirkan gagasan, penelitian, dan inovasi yang relevan bagi masyarakat.

Melalui sinergi ini, kedua perguruan tinggi memiliki peluang untuk mengembangkan berbagai inisiatif akademik yang lebih luas. Kolaborasi dapat diarahkan pada pengembangan pembelajaran berbasis teknologi, peningkatan kompetensi digital, penguatan kewirausahaan, pengembangan riset terapan, serta inovasi layanan kesehatan berbasis kebutuhan masyarakat.

Tidak hanya berorientasi pada penguatan akademik, kemitraan ini juga diharapkan menjadi jembatan dalam menghadirkan pengalaman belajar yang lebih terbuka bagi mahasiswa. Kegiatan seperti kuliah pakar, seminar nasional, pertukaran wawasan keilmuan, penelitian kolaboratif, dan program pengabdian lintas perguruan tinggi menjadi beberapa peluang tindak lanjut yang dapat dikembangkan.

Menghubungkan Keilmuan, Mendorong Inovasi, Menghadirkan Dampak

Bagi ITBKES Ahmad Dahlan Jawa Timur, kolaborasi antarkampus memiliki peran penting dalam mempertemukan berbagai potensi keilmuan untuk menghasilkan solusi yang lebih luas. Integrasi bidang teknologi, bisnis, dan kesehatan dapat menjadi fondasi dalam mengembangkan inovasi yang tidak hanya bernilai akademik, tetapi juga memiliki manfaat praktis bagi masyarakat.

Penguatan inovasi digital, pengembangan kewirausahaan berbasis teknologi, serta peningkatan literasi dan layanan kesehatan masyarakat menjadi ruang kolaborasi yang potensial untuk dijajaki bersama Universitas Muhammadiyah Banten.

Di sisi lain, kemitraan ini juga membuka kesempatan bagi kedua institusi untuk saling berbagi pengalaman dalam pengembangan kelembagaan, penguatan sistem penjaminan mutu, dan peningkatan kualitas tata kelola perguruan tinggi.

Langkah tersebut sejalan dengan kebutuhan institusi pendidikan tinggi untuk terus meningkatkan relevansi pembelajaran, memperkuat budaya akademik, dan membangun lingkungan pendidikan yang responsif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Dari Kesepahaman Menuju Kolaborasi yang Berdampak

Penandatanganan MoU ini diharapkan menjadi titik awal lahirnya berbagai program bersama yang konkret, produktif, dan berkelanjutan. Keberhasilan sebuah kemitraan tidak hanya diukur dari terjalinnya hubungan antarlembaga, tetapi juga dari sejauh mana kolaborasi tersebut mampu memberikan manfaat bagi mahasiswa, dosen, institusi, dan masyarakat.

Bagi ITBKES Ahmad Dahlan Jawa Timur, kerja sama ini sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat identitas institusi sebagai perguruan tinggi yang berorientasi pada inovasi, pengembangan kompetensi profesional, dan kontribusi nyata dalam pembangunan masyarakat.

Sinergi bersama Universitas Muhammadiyah Banten juga mencerminkan semangat perguruan tinggi Muhammadiyah untuk terus bergerak maju melalui penguatan jejaring keilmuan, pemanfaatan teknologi, dan pengembangan pendidikan yang berlandaskan nilai-nilai Islam berkemajuan.

Melalui langkah ini, ITBKES Ahmad Dahlan Jawa Timur semakin mempertegas arah pengembangan institusi menuju perguruan tinggi yang tidak hanya unggul dalam penyelenggaraan pendidikan, tetapi juga aktif membangun kemitraan strategis untuk menghadirkan perubahan positif.

Di bawah kepemimpinan Assoc. Prof. Dr. Benny Prasetiya, M.Pd.I., ITBKES Ahmad Dahlan Jawa Timur terus mendorong penguatan jejaring akademik sebagai bagian dari upaya mewujudkan pendidikan tinggi yang inovatif, kolaboratif, dan berdampak.

Dari Jawa Timur ke Banten, ITBKES Ahmad Dahlan terus memperluas sinergi, menghubungkan potensi keilmuan, dan membuka jalan bagi inovasi pendidikan tinggi yang memberikan manfaat bagi masyarakat. (Huda/Wiji)

 

 

 


Bagikan artikel ini: