Ada yang dapat kami bantu? :)

Kembali ke Beranda
Mahasiswa IAD Probolinggo Raih Penghargaan Best Paper Award Second Place pada Konferensi Internasional ICIS 2026

Mahasiswa IAD Probolinggo Raih Penghargaan Best Paper Award Second Place pada Konferensi Internasional ICIS 2026

25 October 2026 1 day ago

PROBOLINGGO  – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh sivitas akademika Institut Ahmad Dahlan (IAD) Probolinggo. Ruly Agung Firmansyah, mahasiswa IAD Probolinggo, berhasil meraih penghargaan  Best Paper Award – Second Place (Juara Kedua Artikel Terbaik)  dalam ajang  The 9th International Conference on Islamic Studies (ICIS) 2026  yang diselenggarakan oleh Program Pascasarjana Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan, Jawa Tengah, pada 24–25 Oktober 2026.

 

Dalam konferensi internasional yang mengangkat tema  “Islam and Artificial Intelligence: Ethics, Epistemology, and Social Transformation”  tersebut, Ruly Agung Firmansyah bersama Benny Prasetiya memperoleh penghargaan atas artikel ilmiah berjudul  “AI Hallucination vs. Tawathīq: A Critical Epistemological Review on the Reliability of Large Language Models (LLMs) in Fatwa Generation.” 

 

Artikel tersebut mengkaji secara kritis persoalan keandalan  Large Language Models  (LLMs) atau model bahasa besar dalam menghasilkan fatwa keagamaan. Kajian ini mempertemukan fenomena  AI hallucination , yakni kondisi ketika kecerdasan buatan menghasilkan informasi yang keliru atau tidak berdasar, dengan konsep  tawathīq  yang berkaitan dengan verifikasi dan keandalan informasi. Pembahasan ini menjadi relevan di tengah meningkatnya penggunaan teknologi kecerdasan buatan dalam kajian keislaman dan pencarian informasi keagamaan.

 

Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap kontribusi akademik yang mengangkat isu aktual mengenai hubungan antara Islam dan perkembangan teknologi kecerdasan buatan. Selain menyoroti peluang pemanfaatan AI dalam kajian keislaman, artikel ini juga menegaskan pentingnya ketelitian epistemologis, verifikasi sumber, serta tanggung jawab ilmiah dalam penggunaan teknologi untuk menjawab persoalan agama.

 

Keikutsertaan Ruly Agung Firmansyah dalam konferensi internasional ini menunjukkan partisipasi mahasiswa IAD Probolinggo dalam forum akademik yang mempertemukan para peneliti, dosen, akademisi, dan praktisi dari berbagai latar belakang. Capaian tersebut diharapkan dapat mendorong mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan tradisi riset, meningkatkan kualitas publikasi ilmiah, serta berani berkontribusi dalam diskursus akademik di tingkat nasional maupun internasional.

 

Prestasi ini sekaligus menjadi motivasi bagi IAD Probolinggo untuk terus memperkuat budaya akademik, mengembangkan penelitian yang inovatif, dan mendorong kolaborasi ilmiah yang responsif terhadap tantangan zaman, khususnya dalam bidang studi Islam, etika teknologi, dan transformasi sosial di era digital.

 

 Selamat dan sukses kepada Ruly Agung Firmansyah atas capaian membanggakan ini. Semoga prestasi tersebut menjadi inspirasi bagi mahasiswa IAD Probolinggo untuk terus berkarya, meneliti, dan mengharumkan nama institusi melalui kontribusi ilmiah yang bermutu. 


Bagikan artikel ini: